Tugas ProKep

March 12, 2010 at 7:49 am | Posted in Uncategorized | Leave a comment

Asas-asas Bimbingan dan Konseling menurut Prayitno (1982):
1. Asas Kerahasiaan
Klien akan mau membukakan keadaan dirinya sampai dengan masalah-masalah yang sangat pribadi, apabila ia yakin bahwa konselor dapat menyimpan rahasianya dan akan memberikan kemudahan-kemudahan bagi konselor menemukan sumber penyebab timbulnya serta menyelesaikan masalah yang dihadapi klien tersebut.
2. Asas Keterbukaan
Klien terbuka menyampaikan perasaan, pikiran dan keinginannya yang diperkirakan sebagai sumber timbulnya permasalahannya. Klien merasa bebas mengutarakan permasalahannya, dan konselor pun dapat menerimanya dengan baik.
3. Asas Kesukarelaan
Konselor harus mampu mencerminkan asas ini dalam menerima kehadiran klien. Dan bila klien tidak mau dengan sukarela mengemukakan permasalahannya maka masalah-masalah yang dihadapi enggan disampaikan ke konselor.
4. Asas Kekinian
Pemecahan masalah harus berfokus pada masalah-masalah yang dialami oleh klien pada saat ini.
5. Asas Kegiatan
Klien mau melaksanakan sendiri kegiatan yang telah dibahas dalam layanan itu.
6. Asas Kedinamisan
Sesuai dengan sifat keunikannya manusia maka konselor harus memberikan layanan seirama dengan perubahan-perubahan yang ada pada diri klien.
7. Asas Keterpaduan
Konselor hendaknya selalu memperhatikan aspek-aspek kepribadian klien yang diarahkan untuk mencapai keharmonisan atau keterpaduan.
8. Asas Kenormatifan
Usaha layanan BK hendaknya tidak bertentangan dengan norma-norma yang berlaku, sehingga tidak terjadi penolakan dari individu yang dibimbing.
9. Asas Keahlian
Layanan konseling menuntut suatu keterampilan khusus. Konselor harus benar-benar terlatih untuk itu, sehingga layanan tersebut benar-benar profesional.
10. Asas Alih Tangan
Bila ditemukan masalah-masalah klien di luar bidang keahliannya, maka konselor hendaknya segera mengalihtangankan kepada ahli lain.
11. Asas Tutwuri Handayani
Dalam pemecahan masalah konselor jangan dijadikan alat oleh klien tetapi klien sendirilah yang harus membuat keputusan.

Peranan guru dalam pelaksanaan bimbingan di sekolah
Tugas guru dalam layanan bimbingan di kelas:
– perlakuan terhadap siswa didasarkan atas keyakinan bahwa sebagai individu, siswa memiliki potensi untuk berkembang dan maju serta mampu mengarahkan dirinya sendiri untuk mandiri
– sikap yang positif dan wajar terhadap siswa
– perlakuan terhadap siswa secara hangat, ramah, rendah hati, menyenangkan
– pemahaman siswa secara empatik
– penghargaan terhadap martabat siswa sebagai individu
– penampilan diri secara asli tidak berpura-pura di depan siswa
– kekonkretan dalam menyatakan diri
– penerimaan siswa secara apa adanya
– penyesuaian diri terhadap keadaan yang khusus

Tugas guru dalam operasional bimbingan di luar kelas:
– memberikan remidial teaching
– memberikan pengayaan dan pengembangan bakat siswa
– melakukan home visit

Perbedaan yang mendasar antara kegiatan bimbingan dan konseling dengan kegiatan mengajar:
– kegiatan BK lebih ditujukan untuk memecahkan suatu masalah yang dihadapi klien, sedangkan kegiatan mengajar lebih banyak diarahkan kepada pemberian informasi atau pembuktian dalam suatu masalah
– kegiatan BK pada umumnya, klien telah atau sedang menghadapi masalah sedangkan kegiatan mengajar; para peserta didik belum tentu mempunyai masalah yang berkaitan dengan materi yang diajarkan

Guru perlu mengetahui aspek-aspek yang berhubungan dengan perkembangan kurikulum:
prosedur pembahasan materi kurikulum
UU no 2 tahun 1989 disebutkan bahwa pelaksanaan kegiatan pendidikan dalam satuan pendidikan didasarkan atas kurikulum yang berlaku secara nasional dan kurikulum yang disesuaikan dengan keadaan serta kebutuhan lingkungan dan ciri khas satuan pendidikan yang bersangkutan
penambahan mata pelajaran sesuai dengan lingkungan sekolah
Dasar penambahan mapel diatur dalam pasal 38 UU no.2 tahun 1989. Kurikulum dapat ditambah oleh sekolah dengan mapel yang sesuai kondisi lingkungan serta ciri khas satuan pendidikan yang bersangkutan. Semua tambahan tersebut tidak mengurangi kurikulum yang berlaku secara nasional dan tidak boleh menyimpang dari jiwa dan tujuan pendidikan nasional.
penjabaran dan penambahan bahan kajian mata pelajaran
Pemerkayaan bahan kajian dapat dilakukan pada berbagai tingkat : guru bidang studi, kelompok guru sejenis, guru bersama kepala sekolah, pengawas, lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK)

Supervisi Pendekatan Klinis
Suatu proses tatap muka antara supervisor dengan guru yang membicarakan hal mengajar dan yang ada hubungannya dengan itu. Pembicaraan ini bertujuan untuk membantu pengembangan profesional guru dan sekaligus untuk perbaikan proses pengajaran itu sendiri. Pembicaraan ini biasanya dipusatkan kepada penampilan mengajar guru berdasarkan hasil observasi.
Sasaran supervisi klinis adalah perbaikan cara mengajar dan bukan pengubahan kepribadian guru. Biasanya sasaran ini dioperasionalkan dalam sasaran yang lebih kecil, yaitu bagian keterampilan mengajar yang bersifat spesifik, yang mempunyai arti sangat penting dakam proses mengajar.

Manfaat mempelajari mata kuliah Profesi Kependidikan dalam hubungannya dengan tugas sebagai calon guru adalah agar memiliki pemahaman kemampuan melaksanakan tugas dalam hubungannya latar belakang secara organisatoris.

Ciri-ciri sistem pendidikan nasional ditinjau dari unsur/komponen dan kegiatan pendidikan di nusantara:
– berakar kepada kebudayaan nasional berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
– merupakan suatu kebulatan yang dikembangkan dalam usaha mencapai tujuan pendidikan nasional
– mencakup jalur pendidikan sekolah dan luar sekolah
– mengatur jenjang: kurikulum, penetapan kebijaksanaan, tanggung kependidikan dan kriteria kedudukan pemerintah dan masyarakat

Peran guru dalam administrasi pendidikan:
– menetapkan kebijaksanaan dan melaksanakan proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, pembiayaan dan penilaian kegiatan kurikulum, kesiswaan, sarana dan prasarana, personalia sekolah, keuangan dan hubungan sekolah-masyarakat

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: